Sabtu, 17 Oktober 2020

Puisi Patah Hati

Mawar Yang Berduri

Karya : Kereker


Bagiku, 

Kaulah segalanya

Tempat dimanaku merasa nyaman

Seolah ada rumah baru untuk tinggal


Bagiku,

Dirimulah penyelamatku

Dari kejamnya pembantaian di masa lalu

Yang Trauma datang menghampiriku


Namun entah mengapa

Kini kau tlah berbeda

Seakan dirimulah cerminan tragisnya masa laluku

Kau seakan hadir memberikan wangi

Namun aku harus rela tertancap perihnya duri


Inginku bercumbu dengan hujan

Dimana tak seorangpun tau air mata yang mengalir kejam

Tiada tempatku tuk bernaung

Biarkanlah aku menyusuri hutan malam ini

Sejenak menghilangkan rasa

Biar aku hilang kembali



Puisi ini saya persembahkan untuk diri saya sendiri dan bagi kalian yang sedang patah hati. Sekedar menguatkan saya tuk bangkit dan menguatkan diri kalian juga. Mungkin memang patah hati membuat hari menjadi hambar, serasa tidak berarti, dan ingin mati. Namun, perjalanan kita di dunia ini masih panjang lagi. Ikhlaskanlah masa lalu agar kelak kau bertemu masa depan. Kita boleh bersedih, tapi jangan lupa untuk bangkit dan menjalani hari lagi. Aku dan kamu juga tau kalau kita ini kuat dalam menjalani hari. Tengoklah kebelakang, bukankah kita juga pernah melalui masa masa sulit seperti ini? Dan lihatlah bagaimana kita bisa berdiri gagah disini. Aku dan Kamu Hebat, dan aku bangga bisa bertemu dengan orang seperti Kamu.

Jalani harimu, luapkan kesedihanmu hari ini dan bangkitlah untuk Esok. Kelak, kamu akan bertemu dengan orang yang menghargai setiap usahamu. SEMANGAT!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Puisi Patah Hati

Mawar Yang Berduri Karya : Kereker Bagiku,  Kaulah segalanya Tempat dimanaku merasa nyaman Seolah ada rumah baru untuk tinggal Bagiku, Dirim...